2016, Kamu Brengsek!

Begitulah yang terus menerus saya dengar terutama menjelang akhir tahun ini. Selain brengsek, 2016 juga dianggap banyak bawa sial, bawa susah dan banyak yang tak sabar agar dia segera berakhir. Meninggalnya Carrie Fisher yang membuat nyaris semua orang di timeline (path & twitter terutama) sedih ternyata nggak cukup untuk membuat 2016 menjadi beneran brengsek. Karena tak lama kemudian Debbie Reynolds, ibunya Carrie meninggal pula karena katanya saking sedihnya.

Nggak cukup, George Michael, penyanyi kesukaan saya sejak kecil juga meninggal di 2016. Mendengar Careless Whisper dan Faith tak lagi terasa sama. Nggak tanggung-tanggung, meninggalnya pas Natal pula, lagu Last Christmas ternyata beneran Last Christmas untuknya.

Nggak cuma yang meninggal-meninggal, timeline Twitter super nyebelin pula di taun 2016. Pilkada DKI yang kemudian beritanya diteruskan dengan berita-berita sentimen agama, sentimen ras, intoleransi, kekerasan, pembunuhan, perampokan. You name it. Apa yang 2016 nggak punya? Semua ada. Gempa, banjir, Aleppo, Dian Sastro potong rambut pendek tapi tetep cantik aja, Keenan Pearce punya pacar baru. Apalagi?

Continue reading

10 Comments

Filed under Buku, Cinta, Family, Just a Thought, life, Saya, Saya, dan Saya

Lasem : Menelusuri Kisahnya Dalam Satu Hari

fullsizerender

Begitulah yang tertera di sebuah tembok yang kami temui di Karangturi, Lasem, Kabupaten Rembang. Menurut Pak Ramelan, guide kami hari itu, warga asli Lasem memang banyak yang sudah hijrah ke kota-kota besar seperti Semarang, Jakarta, Surabaya dan lain-lain tanpa menjual rumah peninggalan keluarganya di sana. Alhasil ada banyak rumah tua yang ditinggalkan hanya dengan penunggunya saja. Penunggu ini adalah orang-orang yang sudah bekerja pada pemilik rumah selama bertahun-tahun. Pemilik rumah menolak menjual rumahnya karena mereka percaya bahwa keberadaan rumah inilah yang membuat mereka berhasil dalam usaha-usahanya.

Continue reading

23 Comments

Filed under life, Makan Minum, Saya, Saya, dan Saya, traveling

Toleransi yang Teori Bukan yang Praktek

Malam itu, 4 November 2016 saya sedang ada di Bali, dan anak saya satu-satunya si Biyan ada di rumah, di Bandung. Suasana berlibur saya diwarnai dengan intip-intip timeline twitter dan berita-berita seputar aksi (katanya) damai yang terjadi di Jakarta selepas salat Jumat. Lepas maghrib, berita-berita  mulai mencekam. Aksi (katanya) damai kemudian dimanfaatkan orang-orang tak bertanggung jawab untuk melakukan kejahatan dan tindakan kriminal di jalanan dan sempat terlintas kabar bahwa sayangnya (lagi-lagi) bawa-bawa urusan etnis Cina.

Continue reading

33 Comments

Filed under Cinta, Family, Friends, Saya, Saya, dan Saya

La Cocoteraie : Main Tenda-tendaan di Gili Trawangan

Setelah beberapa kali ke Gili Trawangan, saya kemudian memutuskan kalau Gili Trawangan tidak akan lagi jadi list liburan saya karena belakangan penuh banget, sepanjang pantai udah diisi bar, udah susah cari pantai kosong kalau cuma mau gelar kain dan tiduran sepanjang siang berbekal 2 kaleng soda dan keripik beli di supermarket.

Trus entah kenapa awal bulan lalu akhirnya saya memutuskan pergi ke GIli Trawangan lagi dan kunjungan saya yang terakhir itu mengubah semua pandangan saya soal pulau kecil di Lombok ini.

Continue reading

5 Comments

Filed under Info Aja, jalan-jalan, Saya, Saya, dan Saya, traveling

Se-Clumsy Clumsy nya Clumsy

Teman saya bilang tangan saya bau.

Eh bukan bau beneran ya. Tangan bau ini istilah orang Sunda untuk bilang tangan yang gampang ngerusakin barang. Ekstrimnya, apa aja yang dipegang trus kemudian rusak. Sebel-sebel kemudian saya harus mengakui kalau dia bener. Sejak kecil, saya gampang banget ngerusakin barang. Walau nggak semua, tapi banyak banget barang yang berakhir rusak di tangan saya.

Contoh yang paling gampang ni ya : walkman. Kalau kami mengikuti cerita jalan-jalan saya di Instagram @pashatama, kamu akan mendapati kalau setiap ke pantai saya selalu mengajak walkman saya yang waterproof itu. Buat saya, barang ini best buy. Karena bisa diajak lari tanpa belepotan kabel, bisa buat berenang, bisa buat mandi.

14659426_533495450178713_6200080532122894336_n

Continue reading

13 Comments

Filed under dan Saya, Film, Just a Thought, life, Saya, Saya, dan Saya

Bukan Cuma Kamu Yang Perlu Dandan

Salah satu tanda ketuaan kedewasaan yang paling gampang dilihat dan dirasakan adalah saat saya mulai malas pergi-pergi ke luar rumah kalau nggak penting-penting amat dan inginnya bermalas-malasan di rumah saja, apalagi kalau si Biyan, anak saya semata wayang itu ada di rumah juga. Berpelukan sepanjang hari rasanya nggak nolak.

Karena semakin betah di rumah, saya juga mulai mengalokasikan budget belanja saya untuk mendandani rumah. Kalau tadinya asal ada aja ; kursi, sofa, meja makan beserta segala perabotan rumahnya, sekarang saya mulai mencoba membuat segala sesuatu yang ada di rumah lebih enak dipandang.

Maka ketika saya mendengar kabar bahwa HIAS – sebuah gerai yang menyediakan aneka barang pengisi rumah dari barang-barang besar macam sofa, meja makan dll sampai ke perlengkapan makan, perlengkapan mandi, perlengkapan dapur sampai pernak pernik penghias rumah macam bunga, jam dinding dan masih banyak lagi – membuka toko pertamanya di Supermall Karawaci, saya langsung mengarahkan mobil kesana.

fullsizerender

Continue reading

4 Comments

Filed under Cantik, Friends, Info Aja, life, Saya, Saya, Saya, dan Saya

Tempat-tempat Asik di Belitung, Palembang, Bandung dan Lombok

Karena satu dan lain hal (ya mostly sih karena emang doyan), saya kebetulan lagi banyak jalan-jalan ke beberapa kota di Indonesia. Dari jalan-jalan ini kemudian saya menandai beberapa tempat yang karena menarik kemudian meninggalkan bekas dan kenangan yang manis di hati sekaligus saya tandai untuk akan dikunjungi lagi kalau saya punya kesempatan untuk datang ke kota itu lagi.

Ada yang karena dikunjungi bersama orang-orang tersayang kemudian jadi istimewa. Ada yang karena sudah lama sekali ingin saya datangi kemudian akhirnya terwujud, ada pula yang malah belum pernah saya dengar nama dan ceritanya tapi begitu berbekas di hati.

Ikuti terus cerita ini kalau kamu penasaran tempat-tempat apa saja yang saya maksud ya

Continue reading

4 Comments

Filed under Friends, jalan-jalan, Kerja, life, Saya, Saya, dan Saya, traveling