Setelah 20 Tahun Nggak Pernah Pake Sabun Cuci Muka

Setiap bepergian bawaan saya urusan toiletries selalu paling sedikit dibandingkan teman-teman yang lain. Saya nggak pakai krim malam, nggak pakai body lotion, nggak pakai obat jerawat, eye cream, dan lain-lain. Saya bahkan tidak pernah pakai sabun cuci muka.

WHAT?

Continue reading

15 Comments

Filed under Cantik, Kesehatan, life, Saya, Saya, dan Saya

Lyfe With Gojek

Sejak Gojek mulai beroperasional di Bandung, cita-cita saya cuma satu : beli Martabak Andir tanpa harus ngantri lama-lama di sana. Makanya begitu download Gojek, yang pertama saya lakukan tentu saja pesan Martabak ke Andir. Berhasilkah? Tidak. Di awal masa tayangnya, Gojek selalu gagal membelikan saya Martabak yang hits banget itu. Kadang-kadang katanya driver sudah belikan dan menuju rumah saya tapi tak pernah kunjung datang.

Gojek-Bandung1

note : gambarnya dari google

Continue reading

7 Comments

Filed under Friends, Info Aja, Iseng Abis, Just a Thought, Kerja, kerjaan, life, Saya, Saya, dan Saya

Cara Asik Menggali Kreativitas Anak

Menurun dari mamanya, Biyan juga hobby makan ternyata. Dan hobby makannya ini suka nggak kira-kira. Jam 1 selesai makan siang kemudian jam 3 sore mengaku lapar. Jam 7 selesai makan malam kemudian jam 8 cari cemilan ke dapur. Jangan sedih, cemilannya nggak selalu ringan, kadang-kadang nasi plus telur dadar aja bisa dianggap jadi cemilan kalau buat dia.

IMG_5441

Jujur aja agak khawatir dengan selera makannya yang luar biasa ini. Tapi menghalangi anak yang lagi seneng makan kok ya kasian. Tapi kalau tau-tau makannya kebanyakan dan badannya membesar nggak terkontrol juga kan kasian ya. Solusinya saya kasi tau pelan-pelan bahwa makan berlebihan itu nggak baik, memang nggak harus tinggi langsing tapi lebih karena kegemukan juga nggak baik untuk kesehatan. Anaknya lumayan ngerti sih. Sekarang kalau ngaku masih lapar padahal udah makan saya potongin melon, atau semangka, untung anaknya ga nolak.

Balik lagi ke urusan bergerak lebih banyak demi bisa makan banyak, saya juga rutin mengajak Biyan berenang. Dia pertama kali saya ajak les berenang itu sekitar kelas TK besar, jadi kurang lebih sudah 2 taun lah bisa berenang sendiri tanpa harus pake ban atau dijaga-jagain mamanya lagi. Sekarang saya cukup jagain di pinggir kolam sambil baca buku dan berharap bisa ngurusin badan dengan duduk di pinggir kolam.

IMG_5869

Inspirasi untuk mengajak Biyan main di luar ruangan juga saya dapatkan setelah nongkrongin youtube-nya Taro Rangers Camp. Itu lho, camp yang dirancang khusus oleh Taro Snack yang bertujuan untuk menghasilkan anak-anak Indonesia yang lebih tangguh. Di Taro Rangers Camp, anak-anak belajar untuk bekerja sama dalam sebuah team untuk memecahkan masalah. Mereka juga belajar untuk mengasah otak & menggali kreativitas. Selain itu, di Taro Rangers Camp mereka juga dilatih untuk terus bergerak supaya senantiasa bugar. Kan di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat, bukan? Intip channel Youtube Taro Rangers di sini. Sebagai ibu-ibu pasti senang juga nontonnya, lumayan dapat banyak ide untuk mengajak anak bermain.

Biyan nonton Taro Rangers Camp ini dengan regular, hampir semua episode dia pantau. Dari sekian banyak episode yang dia simak, yang paling menarik minatnya adalah bagaimana anak-anak ini bekerja sama dengan temannya, berupaya memecahkan masalah bersama-sama. Acara Taro Rangers ini juga mengajarkan bagaimana anak-anak menjadi lebih peduli. Biyan bilang “Oh sama ya kayak main futsal, ada yang tugasnya menggiring bola, ada yang tugasnya menjaga gawang dan ada yang tugasnya menahan agar musuh tak dekat-dekat gawang kita”. Pola pikir Biyan jadi lebih cerdik!

IMG_3168

Pengaruh lainnya dari nonton Taro Rangers Camp persembahan Taro Snack juga adalah Biyan jadi sadar untuk lebih banyak bergerak, baik olah raga maupun sekedar jalan kaki atau lari-lari. Katanya, “Aku kayak merasa lebih kuat karena suka olah raga”. Wah jadi lebih tangguh nih dia setelah nonton Taro Rangers.

Jadiii, kalau kamu ibu-ibu atau punya keponakan di usia pertumbuhan, coba mampir ke website nya Taro dan ajak mereka nonton episode-episode Taro Rangers Camp di channel Youtube Taro untuk menularkan aktivitas-aktivitas seru di program ini.

Jadi weekend ini kita mau bawa anak main kemana?

 

5 Comments

Filed under Cinta, dan Saya, Family, Just a Thought, life, Saya, Saya, Saya, dan Saya

Bawa Anak-anak Main di Luar Rumah : Perlu!

Buat saya sebagai orang tua, mengajak anak main di luar rumah bukan cuma perihal menggiatkan badan jasmaninya agar lebih banyak bergerak, namun lebih dari itu. Kita bahas satu-satu yuk siapa tau bisa jadi inspirasi buat ibu-ibu muda lain atau calon-calon ibu, siapa tau juga cocok diterapkan sama putra-putrinya nanti.

1.    Mengasah kreatifitas
Sebentar. Apa hubungannya kreatifitas dengan main di luar rumah?

Continue reading

6 Comments

Filed under Cinta, Family, jalan-jalan, Saya, Saya, dan Saya

Ngajarin Toleransi : Nonsense.

Setiap memasuki bulan puasa selalu aja ada perdebatan soal harus engganya menutup tempat makan di jam puasa. Bertahun-tahun menu pembicaraannya soal ini melulu. Kayak nggak pernah ada jalan keluar atau kita memang senang memperdebatkan hal-hal beginian.

Taun ini perdebatan ini semakin seru karena adanya berita soal warung di Serang, Banten yang dirazia satpol PP karena berjualan di saat orang-orang puasa. Video satpol PP mengangkut panci wadah si ibu berjualan tersebar di mana-mana, dan tentu saja menarik simpati orang. Beberapa teman di twitter memprakarsai pengumpulan dana yang dalam waktu 36 jam berhasil mencapai nilai 200juta sekian. Luar biasa.

Continue reading

21 Comments

Filed under Cinta, Family, Just a Thought, life, Saya, Saya, dan Saya

Resep Tajil Mudah Untuk Di Rumah

Sejak masih kecil dulu, saya penggemar aneka tajil. Dari kolak biji nangka, bubur pacar cina, bubur jail, bubur sumsum, es cingcau, es cendol, gorengan cocok bumbu kacang, sampai kerupuk bajur alias kerupuk mie yang disiran sambal oncom.

Dulu, dekat rumah alm nenek saya ada ibu-ibu yang selalu berjualan tajil di bulan puasa. Tajil bikinannya selalu menarik untuk dibeli. Dipajang di meja depan rumahnya, warnanya warni warni, menggugah selera. Biasanya dia mulai berjualan sekitar pukul empat sore. Saya masih ingat betul cara dia menata jualannya : pelan-pelan seolah tau persis dia nggak akan terlambat dan yang mau beli pasti sabar menunggu. Mejanya selalu terbagi dua. Bagian kiri isinya macam-macam kolak dan es-es, bagian kanan selalu ada gorengan. Gorengannya tak selalu bala-bala kesukaan saya, kadang-kadang ada juga tahu goreng alias gehu, combro, tempe goreng dan pisang. Yang selalu ada sih bumbu kacang khas-nya. Rasanya sedikit pedas, sedikit asam, cocok buat dicocol bala-bala atau gehu.

Karena saya suka jajan tajil, kalau ada kesempatan jalan-jalan di bulan puasa saya juga suka berburu tajil di kota lain. Tahun lalu saya sempat merasakan serunya berburu tajil di Mataram, Lombok. Sistem jualannya tak beda jauh sama ibu yang biasa saya lihat, gelar meja depan rumah, jualan deh.

Yang di Lombok ini bahkan dengan bonus senyum manis penjualnya

11700849_10153481914986639_4748567805807985796_n

Serunya berburu tajil ternyata sama serunya dengan coba-coba bikin sendiri bikin tajil di rumah. Kali ini saya mencoba menggabungkan 3 kesukaan saya dalam satu mangkok tajil : jelly, yoghurt, dan susu kental manis.

Bahannya kayak begini :

1 bungkus agar-agar jelly/konnyaku

100 gram gula pasir

½ botol yoghurt kental

susu kental manis Indomilk secukupnya.

IMG_5151

 

Cara buatnya gampang banget :

1. Buat agar-agar, di bungkus tertera 200 gram gula pasir, tapi saya kurangi jadi 100 gram karena saya sudah manis nanti kan dicampur susu kental manis lagi.

2. Agar-agar dicetak di cetakan kotak-kotak. Atau bulat-bulat juga boleh. Apa aja deh yang ada di rumah

3. Setelah agar-agar dingin dan dimasukkan ke kulkas, taruh di mangkok

IMG_51684. Siram dengan yoghurt kental secukupnya

5. Taburi lagi sedikit gula pasir, aduk

6. Setelah jadi, masukkan susu kental Indomilk sesuai selera

IMG_51737. Sajikan, bisa dengan topping cherry, atau meisjes warna-warni, tambahkan potongan es batu biar dingin

 

 

 

IMG_5297

Gampang kan? Bisa juga dikreasikan, pilih jelly rasa coklat, nanti susu kental manisnya pake Indomilk yang coklat pula. Bisa pake topping meisjes coklat atau potongan coklatnya langsung.

 

Resep ini kemudian saya ikutkan kontes Kreasi Tajil Indomilk di sini . Hadiahnya banyak banget, dari hadiah mingguan sampai hadiah utama. Kesempatan menangnya kan jadi banyak ya?

 

Cara ikutan nya juga gampang kok, masuk ke link ini  lalu pilih menu “Ikuti Kontes”. Nanti akan keluar form isian seperti ini, kamu tinggal isi aja.

Screen Shot 2016-06-13 at 11.50.27 AM

 

Jangan lupa upload foto #KreasiTajilIndomilk – mu sambil submit form di atas ya.

 

Follow juga akun Indomilk untuk update kontes terbaru, atau untuk nunggu pengumuman siapa tau kamu yang menang kan ya?

 

Facebook : https://www.facebook.com/Indomilk/?fref=ts

Twitter : https://twitter.com/Indomilk

Instagram : https://www.instagram.com/indomilk/

 

Bikin tajil pake susu kental manis Indomilk, enaknya bikin nempel!

3 Comments

Filed under Family, life, Makan Minum, Saya, Saya, dan Saya

Yang Sehat Alami Untuk Yang Sedang Menyusui

Menyusui tak pernah jadi perkara mudah. Di tengah usaha untuk mengembalikan kondisi tubuh ke kondisi pra melahirkan, kita sebagai ibu tau-tau disodorkan seorang bayi yang harus disusui. Menurut pengalaman saya, menyusui itu melelahkan, secara rohani maupun secara rohani.

Tapi melelahkan bukan berarti tidak menyenangkan, bukan? Saya menikmati proses menyusui anak semata wayang saya walau memang tidak selama ibu-ibu yang lain. Saya selalu kagum sama mereka yang berhasil melewati tahap ASI eksklusif dan bertahan di tengah sulitnya proses menyusui.

Continue reading

1 Comment

Filed under Kesehatan, life, Saya, Saya, dan Saya