8 Windy Days (Part II)

Melanjutkan kisah kemaren ya, sampe Hongkong kita kan? Iya.. kita nginep di area Causeway Bay, daerah pertokoan dan nongkrong2 gitu. Disitu ada beberapa apartment yang disewain, banyaknya ke orang Indonesia yang melancong (alah, melancong!) seperti kita, karena yan punyanya juga orang Indonesia yang tinggal disana. Harganya lumayan murah, itungannya kira2 125 HKD per orang per malam, ya sekitaran Rp. 125.000 gitu. Cukup murah untuk itungan di Hongkong. Memang bukan setelan hotel ya, tapi it was ok. Setelah makan siang dan jalan-jalan lucu sekitaran situ, sorenya kita jalan ke Victoria Peak, tempat dimana ada Madame Tussaud. Namanya juga peak, kita jalannya nanjak bener mana angin udah mulai ga bersahabat. Nah untuk sampe ke Madame Tussaud nya, kita naik tram yang beneran nanjak aja, tapi view nya beneran cantik, bagus banget! Sampe di Madame Tussaud, standar sih, foto-foto sana sini dengan pose-pose norak yang tidak akan saya pasang disini, haha! Malu-maluin abis. Besoknya kita ke Disneylang, yaiiy! Rasanya ini tempat yang kita tunggu-tunggu deh, sembari sedih juga karena ke Disneyland kok nggak ajak Biyan. Menuju Disneyland Resort pake MTR, sekitar 4o HKD rasanya. Yang lucu, MTR yang arah ke Disneyland itu jendelanya udah bentuk kepala Mickey Mouse, pegangan tangannya juga, pokoknya masih d MTR aja suasananya udah Disneyland banget.

The Magic Land !

Disneyland nya sendiri, is true a magic land lah ya. Bagus banget semua-muanya. Dan total banget! Kalau ada live show, penyanyinya baguuuus banget nyanyinya. Penari-penarinya juga. Sempet liat Mickey’s Golden Show sama High School Musical gitu, sama beberapa show yang semuanya bagus-bagus. Yang bikin gengges cuma satu sih, Mickeynya ngomong mandarin, hehe.. jadi kurang sreg aja. Abis gimana ya, namanya juga di Hongkong dan disana kemarin itu banyak turis dari China kan. Dan toko souvenir nya dong yaa…. hihhhh bikin panik. Barangnya bagus-bagus, dan ga semua mahal, masih banyak yang terjangkaulah sama kita. Kita disana sampe malem, karena pengen liat fire works nya. Jadi inget waktu malam Imlek kemarin liat kembang api di sekitaran Glodok aja bagus banget, apalagi ini di Disneyland. Mana diiringi lagu “A Whole New World”, bener-bener breathtaking. Hari selanjutnya kita pergi ke Ocean Park. Namanya ga terlalu terkenal ya di kita, tapi ternyata tempatnya baguuusss banget.

Ocean Park

Nah jadi si Ocean Park ini terletak di 2 pula berbeda, jadi abis main di pulau satu, nyebrang pake cable car ke pulau kedua, lumayan jauh juga, lebih jauh dari nyebrang ke Sentosa Island di Singapore, jauh pula bedanya. Jadi bener-bener ngelewatin lembah menyeberang pulau gitu. Saya pun nggak bisa menahan diri mulai nyanyi “mendaki  gunung lewati lembaaahhh….”, dan lagu itu akhirnya jadi theme song seharian.  Cable car nya menyenangkan banget, naik itu aja hati senaaaaang banget (gampang seneng).

Di Ocean Park juga ada penangkaran Panda, ada 2 ekor disana, namanya Jia-Jia sama siapa gitu lupa. Lagi pada tidur-tidura aja pandanya, yang satu mana lagi posisi ngengkes, bikin pengen ketawa aja.

Oh well, besoknya saya ngangkut koper lagi (sudah beranak satu ransel), pindah ke daerah Mongkok dimana ada Ladies Market (baca: belanjaaaaa!) Yang namanya Ladies Market itu kayak pasar aja sih, pake tenda-tenda gitu, tapi barangnya bagus-bagus. Kalo di Bandung ya kelas barang jualan di Factory Outlet. Dan kalo hobby belanja online ala PO (seperti saya) , maka disana pasti senang karena displaynya ada semua. Dan dengan harga yang tentu saja lebih murah. Cuma ya harus berani nawar sih ya. Dan sekali nawar biasanya mereka ngotot sampe jadi beli.

Besoknya kita bertolak (alah bertolak) ke Shenzen. Pake MTR lagi ! Cuma 30 menitan aja melewati kira-kira 13 stasiun. Setengah perjalanan dilewati dengan berdiri, seperempatnya lagi tidur dan sisa seperempatnya lagi dipakai terheran-heran ngeliat dandanan orang disana. Asli ga ada yang bagus, hehehehe… *mulaijahat*

Hari pertama di Shenzen, kita pergi ke Window of The World. Tempat dimana dibuat miniatur2 dari yang khas dari negara-negara gitu. Jadi disana ada kincir angin, trus taman khas Jepang juga, ada miniatur Borobudur juga, hampir semua ada dan hampir semua menyerupai aslinya. Replika Menara Eiffel aja kelihatannya dibuat dengan ukuran aslinya dan kita bisa naik keatas, pake lift gitu.

Selain foto-foto, hampir nggak ada lagi yang bisa dilakukan disini, ada theater 4D tapi garing banget sampe saya ketiduran🙂.

Tapi sesi foto berlangsung panjang dan menyenangkan🙂

Window of The World

Window of The World (juga)

Wah ceritanya masih banyak dan kepingin cerita agak detil juga. Berlanjut lagi ke Part III gapapa ya ?

6 Comments

Filed under Saya, Saya, dan Saya

6 responses to “8 Windy Days (Part II)

  1. Shasyaaa… Fotonya bagus2. Bikin pengin ke sanaaa..

  2. Pingback: 8 Windy Days (Part II) | Kata Shasya……. | Desain Website

  3. bulan depan saya mau kesana dah
    ayo siap yang mau ajak saya?🙂
    salam kenal miss

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s