Ngapain ke Belitung, coba?

Kadang-kadang liburan yang asik itu liburan yang mendadak dan ga kebanyakan rencana memang. Seperti waktu tau-tau pergi ke Belitung kemarin itu. Intinya sih cuma karena pas Biyan masih libur sekolah dan rencana pergi bulan Februari ditolaknya mentah-mentah karena anaknya nggak mau bolos sekolah untuk pergi jalan-jalan (beda banget sama ibunya, memang).

Di luar dugaan, Belitung ternyata sangat menyenangkan dan cocok buat jadi tempat liburan keluarga, karena :

1. Gak terlalu jauh

2. Aksesnya mudah

3. Nggak terlalu mahal baik tiket menuju kesana atau segala sesuatu pas udah disana.

Gak terlalu jauh, yes terbang dari Jakarta cuma 55 menit aja. Baru sempet merem bentar, eh udah sampe. Aksesnya mudah karena untuk nyampe ke tempat cakep itu ada penerbangan langsung, ga kayak ke Derawan yang memang cakep tapi aksesnya sedikit lebih ribet (walau tetep worth it).

Nggak terlalu mahal, kemarin harga tiket 1.1PP pake Citilink, bisa dicek perbandingannya antara Sriwijaya, dan juga Garuda. Setau saya cuma 3 maskapai ini yang melayani rute Jakarta-Tanjung Pandan.

Trus apa aja yang bisa dikerjain di Belitung (selain makan karena makanannya enak-enak?). Btw, cerita soal makanan di Belitung udah saya posting duluan di SurgaMakan, tentunya.

Pertama, main ke yang namanya Pantai Tanjung Tinggi, sekitar 20-30 menit dari Tanjung Pandan. Belakangan dikenal dengan nama Pantai Laskar Pelangi, ada pula plang namanya disana, “Pantai Laskar Pelangi”, katanya. Dan biasanya turis yang dateng suka foto-foto di depan sign itu. Dinamakan Pantai Laskar Pelangi tentu saja karena pernah salah satu lokasi syuting film Laskar Pelangi yang dulu happening berat itu. Itu lho, adegan yang bikin terpesona karena pantainya cantik sekali dengan batu-batu besar. 8 tahun lalu waktu saya nonton Laskar Pelangi, pengen banget liat langsung pantai ini. Dan kejadian akhirnya.

Pantai Tanjung Tinggi

Pantai Tanjung Tinggi

Pantai Tanjung Tinggi

Pantai Tanjung Tinggi

Kedua, Sunset-an di Pantai Tanjung Pendam. Pantai yang satu ini, posisinya ada di tengah kota Tanjung Pandan. Sayangnya, ini bukan tipe pantai yang kamu bisa celup-celup seperti di pantai lain. Tapi banyak yang bisa dikerjain di area pantai ini. Misalnya niak odong-odong. Atau bergabung dengan anak-anak muda disana, nongkrong pinggir pantai sambil makan pempek. Sayang sekali nggak ada jagung bakar. Padahal saya selalu pengen makan Jagung Bakar di pinggir pantai seperti yang pernah saya kerjain di Canggu dulu. Selain cemilan pinggir pantai, di area Tanjung Pendam juga ada beberapa kedai makanan yang cukup serius jualan Sea Food atau makanan lain.

Odong Odong!

Odong Odong!

Sunset di Tanjung Pendam

Sunset di Tanjung Pendam

Ketiga, main ke Museum Kata Andrea Hirata. Yang satu ini sungguh di luar dugaan, disaranin teman saya, Pino untuk main kesini, saya waktu itu cuma iya-iya aja tanpa ekspektasi tinggi. Lokasinya lumayan jauh pula. Lebih dari sejam dari Tanjung Pandan untuk sampai sini. Melewati jalan luar kota yang tentu saja bikin ngantuk tuk. Tapi ternyata tempatnya menyenangkan bangeeeeeet. Bentuknya rumah sederhana gitu yang dindingnya dipenuhi karya Andrea Hirata.

Museum Kata Andrea Hirata

Museum Kata Andrea Hirata

Rumahnya sederhana, tapi nggak kecil ya. Ada banyak ruangan dan rumah itu ga pendek, tapi panjaaaang ke dalam. Tiap ruangan didekor dengan materi yang berbeda, tapi tentu saja ga jauh-jauh dari wordings nya Andrea Hirata. Ada foto dimana-mana. Kalau kamu dulu fans nya Andrea Hirata sih pasti seneng ada disini.

Museum Kata Andrea HIrata

Museum Kata Andrea Hirata

DSCN0966

Di tengah rumah ada kedai kopi kecil, Kopi Kuli namanya. Bisa duduk duduk disitu bersebelahan sama kompor kopi yang cuma pake kayu bakar. Wangi kopinya menggoda sampai saya yang biasanya alergi, tergoda pesan satu cangkir. Ada cemilan kacang dan lain-lain juga buat nemenin ngopi. Di sisi rumah ada satu ruangan lagi, lengkap dengan panggung yang katanya sering dipake kalau ada acara disitu.

On top of everything, I wish you were here

On top of everything, I wish you were here

IMG_3853

Di bagian belakang rumah, ada juga tiruan sekolah SD Muhammadiyah Gantong, itu lho sekolah si Ikal di Laskar Pelangi. Ukurannya lebih kecil dibanding tiruan sekolah yang pernah dibuat khusus untuk syuting dan nggak pernah dibongkar sampai sekarang dan malah jadi salah satu objek kunjungan wisata turis.

Replika SD Muhammadiyah Gantong

Replika SD Muhammadiyah Gantong

Oya saya sempet nanya kenapa sih Museum Kata ini dibuat disini, jauh gitu lho. Ternyata dibangun khusus berdekatan dengan rumah orang tua Andrea Hirata, oyah that explains all dong ya. Nama jalannya sekarang Jl. Laskar Pelangi.

Di jalan yang sama, kita diajak juga mampir ke rumahnya Pak Ahok. Beneran rumah keluarganya sih ya, masih ditinggalin sama keluarganya, jadi nggak boleh masuk juga, kita cuma mampir sampai toko batik yang ada di halaman rumahnya.

Keempat, yang paling asik dari perjalanan ke Belitung ini tentu saja Island Hopping. Hari pertama naik perahu, kita langsung mau menuju Pulau Lengkuas. Sayang sekali ombak nampak ga bersahabat (ya salah sendiri perginya kok tanggal segitu Shas), akhirnya balik arah dan kita mampir ke yang namanya Pulau Kepayang. Ninggalin sendal di perahu, kami berloncatan masuk pulau.

Pulau Kepayang

Pulau Kepayang

Jalan kaki lumayan lama, 15 menitan dan sampailah di pantai yang cakep banget. Dari sini, keliatanlah Mercu Suar IL Enthoven ngedadah-dadahin dari jauh. Di pulau ini ada juga penangkaran penyu, anak-anak pasti seneng liatnya, apalagi boleh gendong-gendong pun. Di tengah pulau ada semacam kafe yang sedia makanan dan tempat berjemur, asik banget.

Pantai di Pulau Kepayang

Pantai di Pulau Kepayang

Esok harinya, ga pake kapok, kita nyoba lagi nyamperin Pulau Lengkuas. Walau ombak masih tetap terhitung tinggi, kali ini akhirnya kita nyampe juga ke depan mercu suarnya.

Approaching Pulau Lengkuas

Approaching Pulau Lengkuas

Setelah cuci kaki, ninggal sendal, kami kemudian masuk ke mercu suar berlantai 17 ini.

Inside the lighthouse

Inside the lighthouse

Dalemnya panas ya cyin, tapi semangat naik sampai lantai teratas untuk liat (dan ngambil foto dengan panorama mode) gambar pulau dari puncak mercu suar. Walau deg-degan takut henpon kelempar ke bawah, akhirnya dapet juga foto ini🙂.

View from the Lighthouse

View from the Lighthouse

Selain naik mercu suar, satu hal yang paling asik dikerjain di Pulau Lengkuas adalah berjemur dan main air. Apalagi waktu itu pantai sepi berasa punya sendiri.

Kalau kamu nanti berkesempatan island hopping di Belitung, kayaknya harus mampir juga ke yang namanya Pulau Babi, Pulau Burung dan pulau-pulau lain. Sewa perahu untuk island hopping ini kira-kira 450 ribu per harinya. Jangan berangkat terlalu siang supaya punya waktu untuk mengunjungi beberapa pulau.

Kalau masih punya sisa waktu, boleh juga mampir ke yang namanya Danau Kaolin, walaupun emang ngga bisa ngapa-ngapain, paling liat danaunya dan foto-foto aja.

IMG_3993

Danau Kaolin

Trus gimana caranya kita kesana kemari di Belitung? Sewa mobil cin. Dengan harga 500ribuan, kamu udah dapet mobil+driver+bbm, bisa dipake dari pagi sampe malem. Setelah biasa nyetir sendirian kemana mana di Bali, liburan di Belitung sambil disetirin orang ternyata enak juga. Yang bikin seneng adalah di Belitung nggak pernah ada macet, jadi nyusun itinerary lebih gampang karena ga harus memperhitungkan macet sana sini.

Oh hotel, kemarin sih saya di Aston. Pilihan lainnya ada Lor In, kalau mau buka pintu langsung loncat ke pantai Tanjung Tinggi. Bisa juga di Grand Hatika, yang keluar pagar hotel bisa langsung nyebrang ke kawasan Pantai Tanjung Pendam. Pas saya kesana, MaxOne Hotel baru aja dibuka, harusnya bisa dapet harga yang ga terlalu mahal dengan standar hotel yang lumayan deh kalau di MaxOne.

Dan foto-foto Belitung seperti biasa ada di Instagram @pashatama yes.

Jadi kapan kita ke Belitung lagi? Hmm?

6 Comments

Filed under dan Saya, Saya

6 responses to “Ngapain ke Belitung, coba?

  1. jokeray

    selamat bos !! akhirnya ngopi..😛

    ah, keren ih museumnya, sayangnya saya ga ngefans ama Andrea Hirata..

    saya ngefans ama yang punya blog ini .

    *nomor rekening menyusul*

    • pashatama

      akhirnya ngopi juga beneran. enak deh kopinya🙂
      masa sih kamu ga ngefans sama Andrea Hirata?
      ga usah kirim nomer rekening, kegeeran : ))))

      • jokeray

        Seriusan.ga baca buku dan ga nonton filmnya juga. Just not my cup of….coffee..

        Bunda yg ngefans. Selalu mendoakan anaknya bisa jadi penulis kaya andrea hirata. Saya sih pengen jadi hilman hariwijaya…

  2. Aduhhh….jadi kepengen ke belitung …yg.ada mercusuarnya itu bagus banget fotonya dari atas gitu…

  3. Seneng banget baca blog nya, hehe btw mba main lagi dong ke Belitung.
    BTW…Terimakasih sudah mengunjungi pulau cantik Belitong “Laskar Pelangi”.
    untuk info Paket tour murah & Rental Mobil Belitung bisa hubungi kami di TRAVEL BELITUNG CANTIK, http://www.rentalmobilbelitung.net / http://www.pakettourbelitung.net.

    SALAM NEGERI LASKAR PELANGI !!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s