Nostalgia Abis-abisan Sama Mas Boy

Sebagai anak remaja yang tumbuh besar di taun 90an, saya tentu saja menonton film Catatan si Boy. Tak tanggung-tanggung, nggak cuma satu saja tapi semua sekuelnya saya nonton. Religiously dan berkali-kali. Bahkan kalau ada yang punya filmnya, mungkin saya mau nonton lagi sekarang. Ini serius.

Kemudian sekitar 5 tahun lalu ada yang merilis film layar lebar berjudul Catatan si Boy dengan pemeran Ario Bayu. Oooh kalau bisa saya rasanya mau baris paling depan di antrian tiket bioskop. Dan menonton film itu rasanya mirip dengan apa yang saya rasakan waktu nonton Ada Apa Dengan Cinta kedua yang baru saja rilis kemarin-kemarin itu. Sudah hampir tak peduli bagaimana cerita filmnya, saya malah seperti nostalgia rasanya.

Catatan si Boy memang rasanya bukan cuma sekadar film. Lebih dari itu, Boy rasanya udah panutan banget : ganteng, pintar, baik, soleh, tajir abis dan dandanannya selalu oke. Saya nggak tau persisnya, tapi seingat saya Onky Alexander memang tak pernah main jadi pemeran lain selain si Boy. Kalaupun pernah, kayaknya tidak berkesan saking figur si Boy melekat kuat pada dirinya. Nggak pernah main film lain karena ingin image si Boy tidak luntur atau juga karena sibuk yang lain, ku tak tau.

Perempuan-perempuan di sekelilingnya selalu cantik-cantik. Ada Nuke yang lemah lembut dengan rambut lurus tergerai panjang, ada Vera yang agresif (untung cantik. dan kaya). Ada juga 2 pria yang selalu ada di sisinya si Boy : Andi dan Emon. Andi yang suka berantem, dan Emon yang kemayu-kemayu. Ada juga adikya Boy, Ina yang nggak kalah cantik dengan teman-teman perempuan si Boy.

Boy nggak cuma ganteng tajir de el el, dia juga soleh. Di mobilnya selalu ada sajadah untuk solat dan ada tasbih menggantung di spionnya. Ugh, makin jadi idola perempuan-perempuan setanah airlah pokoknya!

Pendeknya, Boy adalah legenda. Setidaknya buat saya.

005613500_1428910586-Onky_Muda

fotonya pinjem dari bintang.com

Karenanya, waktu mendengar NET TV akan merilis Catatan si Boy dalam bentuk serial, saya excited sekaligus ragu-ragu. Maklum, mengulang sukses cerita sukses kan tak pernah mudah. Orang-orang yang nonton akan punya ekspektasi yang tinggi karena mereka punya rekaman yang bagus soal si Boy di benaknya masing-masing.

Maka ketika saya diundang untuk premiere episode pertama serial si Boy, saya dengan semangat pergi walau artinya mesti menyetir ke Jakarta di hari Jumat yang biasanya sungguh malas saya lakukan. Penasaran. Penasaran pengen liat siapa yang akan meneruskan sosok si Boy dan penasaran bagaimana NET TV akan menggambarkan si Boy sesuai jamannya.

Baru duduk aja saya sudah senyum lebar. Soundtrack nya pake lagu Terserah Boy-nya Atiek CB! Kalau kamu nggak tau yang mana lagunya, sini saya kasi tau

Jadi belum-belum saya sudah diajak nostalgia rasanya🙂

Episode pertamanya cukup membuat saya banyak senyum-senyum sendiri. Sosok Boy dideskripsikan dengan visual yang sangat baik di awal cerita. Boy suka menulis, tinggal di rumah mewah, mobilnya bagus, jam tangannya berderet, ganteng, dan tentu saja rajin mengaji. Eh, rajin solat. Boy masih kuliah dan tentu saja jadi inceran banyak perempuan. Untuk ini, NET cukup sukses menggambarkan siapa si Boy. Anak-anak remaja yang dulu nggak nonton filmnya sudah pasti langsung dapat gambaran kayak apa sih sosok si Boy yang idola itu.

Pemeran lain kemudian bermunculan. Ada Kendi, ada Emon, ada Ina, ada Nuke, ada Sasha (ini membuat saya sedikit merasa dipanggil-panggil selama nobar kemarin). Mesti diakui, saya suka nonton episode pertama ini. Seperti diajak nostalgia rasanya. Achmad Megantara sebagai pemeran Boy cukup bisa mewakili gimana sih sosok Boy. Walau Onky Alexander memang tak akan pernah bisa tergantikan. Ya memang menurut saya bukan harusnya menggantikan juga kok. Jangan-jangan anak-anak sekarang kalau liat Onky juga pada bilang kurang ganteng kali nggak : )))

Banyak muka baru terutama buat saya yang jarang mengikuti berita soal artis-artis. Tapi baguslah supaya fresh dan nggak bosen liatnya yakan?

IMG_0970

Cast Serial Catatan si Boy di NET TV

Acara nobarnya sendiri cukup seru. Hampir semua cast ada. Walaupun yang saya kenali hanya Leroy Osmani (dulu jadi pacarnya Vera, sekarang jadi papanya Boy) dan Memes yang penyanyi Terlanjur Sayang itu. Umur memang susah diajak kompromi.

Anyway! Saya akan duduk depan tivi 10 September nanti untuk nonton tayang perdana serial Catatan si Boy di NET TV. Pastikan kamu akan nonton juga ya darlings!

Leave a comment

Filed under Film, Saya, Saya, dan Saya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s