Category Archives: (Semoga) Lucu

25 Things That’s sooooooooo Me

Abis di tag sama temen2 manis ini ; Teppy, Poppies, dan Dee. Di tag nya sih biasa, di Facebook, Tapi buat nambah2in postingan kala males mikir, saya posting juga disini ya;

Rules: Once you’ve been tagged, you are supposed to write a note with 25 random things, facts, habits, or goals about you. At the end, choose people to be tagged.
You have to tag the person who tagged you.

1. Banana-phobic. Dont you ever give me a banana, or throw me one, I’ll bite you :)
You may asking about this phobic, in fact, me too.. But the shape, the smell, the taste of what you call banana, so yuck!

2. Crazy about TomYam, had one twice this week. Wanna go and have a bowl of TomYam with me? come on!

3. Crazy about all kind of corn. Name it, Jagung Bakar, Jagung Rebus, Jagung Bledug, Perkedel Jagung, anything.

4. Hate these kinda food : cakes, cookies, taart,with creams, brownies and some sweet ones, no particular reasons, just not a fan :)
So I had a candle on a bundle of BALA BALA and PERKEDEL JAGUNG from my friends on my surprise birthday party last week. Very thoughtful. There’s not as sweet as friends who notice what you like and what you dont like.

5. Gimme anything roasted and hot. like it lots

wait…. what it’s all about? food? no?
ah sorry :)

6. Like my other friends, Neng Smitun, Neng Teppy and Neng Dee Dee, i’m an internet freak, can’t live without it :)

7. Prefer a convensional cellphone with QWERTY keyboard than a hitech phone with camera, and some other stuffs. One reason for sure, i’m an SMS freak!

8. Like Miss Poppies said, blogging is one of the best thing happened in my life. Now can’t live without one. Couldn’t be more agree, Neng!

9. Earrings Queen wanna be. Hahah, Neng Nana, wanna share??

10. Likes to be called “Shas” than “Sya”. Dunno why

11. Always love singing, nor that I have an ability to do that, hahah…..

12. Heart Sarah Jessica Parker, always :)

13. Heart Ariel Peter Pan. I know he’s so lame for some people, but whatta heck, I love him. Neng Oggix, any comments?

14. Always wanna have a tattoo of my initial or a cross or a cute flower on my ankle, but I dont think I would do that. Removable one is always an answer

15. Can’t live without FB nowadays.

16. If ever I have a daughter, gotta name her FREIYA. It’s sexy, I think.

17. I confirm whom i want to confirm, no pressure, hahaha… I dont like ga enak-ga enak thing in this linternet life :)

18. I dont like JLo in movies.

19. Mie Kocok is my favorite thing
*sigh* with me, it’s always about food, noh?

20. Started blogging when I was broken hearted. D*mn, those days :)
Hey you, thank you anyway, if it’s not because of you, I won’t be here writing these things

21. I lerned Japanese for 4 years for no reasons. I dont like anime, or dorama, or any Jap songs. Ah, gomen ne Sensei.

22. Short pants addicted :)

23. Never cook my own breakfast, long sleep is much more temptating

24. Getting sick of soo many un-important pics of some caleg. Come on guys, none of your pics entertain us!!

25. Phew. ah, one more? Well, I love this photo-tagging thing in facebook. Its a unique way to share photos :)

29 Comments

Filed under (Semoga) Lucu, Friends, Iseng Abis, life, Saya, Saya, dan Saya

Supir Taxi Merangkap

Jadi kapan itu saya sempet pulang kantor naik Taxi. Nah karena satu dan lain hal, saya nggak pake taxi Burung Biru andalan saya itu. Pake taxi lain yang tadinya nomer satu di Bandung. Pikir saya, amanlah. Karena beberapa kali pake taxi itu ya aman juga sih.

Di tengah jalan, si supir taxi terima telepon di henpon ESIA nya. Kayaknya tamu minta jemput deh. Lucu juga, ada beberapa supir taxi yang memang ngasih nomer henponnya ke pelanggan, supaya kalo perlu jemputan, bisa langsung telepon ke yang bersangkutan. Ati2 ketuker sama pacar atau suami betulan :) Abis enak banget kok bisa telepon minta jemput sih.

Berhubung rumah saya agak jauh dari kota, kedengerannya si supir taxi urung menjemput tamu yang telepon tadi. Ditutup deh si telepon itu. Udah nyaris nyampe rumah, eh henpon nya bunyi lagi, kali ini bukan henpon ESIA rupanya, bunyinya udah skala MP3 dengan lagu yang lumayan asyik. Saya mkir, wah lumayan juga ni supir taxi ya, henponnya juga dua lho. Dari suara henponnya, kayaknya masih lebih bagus dari punya saya deh :)

Simak pembicaraan via telepon yang berlanjut kemudian ;

Supir Taxi (ST) : Iya, iya gimana ?

Penelepon : ———- (da saya ga bisa denger ya)

ST : mau yang gimana? putih?

-sampai disini saya masih berpikiran LURUS LURUS SAJA-

Penelepon : ———

ST : iya, ada sih ada. putih kan ?

-sudah mulai penasaran, ngomongin apaan sih ni-

Penelepon : ———-

ST : OK, ada dimana tamunya?

Penelepon : ———-

ST : Ulangi ya pesenannya, putih, JANGKUNG, kirim ke mana nih?

-dari sini mulai was was karena saya merasa putih dan jangkung. hakahkahahkahak…….-

Rupanya si Supir Taxi akhirnya keceplosan juga. Jadi aja ketauan profesi sampingannya. Pantesan henponnya sampe dua, hehe.

Eh udah gitu pesenannya sampe diulang pula, ah kayak makan di Suis Butcher aja yah?

Sukses ah, Bapak Supir Taxi. Semoga semakin marema pesenannya

note : marema = laku

28 Comments

Filed under (Semoga) Lucu, Info Aja, Iseng Abis

Ayam Raja-nya Kang Agah, eh Republik Kuliner

Postingan yang terhutang ni. Sorry it took so long ya Kang Agah!

Jadi ceritanya waktu hampir seminggu lalu itu, 3 perempuan matang, mapan dan cantik, ketambahan lagi manis, berkumpul di Republik Kuliner milik Presiden Agah. Siapa lagi kalo bukan Neng OP, Neng Oggix, sama saya sendiri. Dateng dengan taxi dari 3 sudut berbeda kota Bandung (alah, bahasa!), akhirnya sekitar jam 7an, kita bertiga udah duduk aja dengan asyik di pojok RK, meja khusus yang udah die-reserve via YM. Eh Agah, mo info aja, lain kali kalo ada yang bilang mo ke RK itu sewajarnya tidak dijawab dengan “Aduh, ujan gede pisan, Teh”. Bukan begitu ya, bisa2 menyurutkan niat yang mo dateng. Hahahaha…. Kumaha sih dagang teh Gah?

Saya, seperti yang selalu dilakukan SETIAP datang ke RK, langsung pesen Japanese 6, udah ga pake liat2 menu gitu deh. Saya jatuh cinta sama kentangnya :). Berlebihan. Biarin. Neng OP, juga memesan menu yang sama, walaupun 1,5 jam sebelumnya menyantap seporsi baso, cenah. Neng Lala, ga tau mesen apa, yang jelas porsinya kayak buat ngasih makan sekampung gitu deh.

Beres makan, tentu ketawa2, cekakakan lupa umur lupa pacar lupa suami lupa gebetan. Sok tebak perempuan mana lupa yang mana, hehehehehe……

Semua Matang, Semua Mapan, Semua Cantik. Yay!

Semua Matang, Semua Mapan, Semua Cantik. Yay!

Kunjungan ke RK hari itu memang memuaskan. Ga bawa kamera, tentu ga jadi hambatan, kan ada Agah yang bisa dipinjemin kamera, mana ditawarin mau di upload segala. Haduh, mewah.  Akhirnya kita pinjem sekalian aja sama kabel datanya. Kata orang, kalo ngerepotin itu sekalian, jangan setengah2, setelah ngasih pinjem kamera dan kabel datanya, ya sekalian juga motretin kita bertiga, nuhun ah Kang Agah.

Eh ga cuma sampe disitu ya. Tiba2 dateng aja ke meja, sepiring besar ayam beserta dayang2 berupa 4 ekor udang windu. Semuanya gigantisme gitu. Ayamnya segede pintu, udangnya segede jendela. Berlebihan lagi. Biarin lagi.

Biar ga disangka hoax, ini dia buktinya ;

Ayam Segede Muka si Lala. Wew!
Ayam Segede Muka si Lala. Wew!

Utang komen ke Kang Agah.  Jadi Kang, saya  udah bolak balik nanya ke mereka berdua apa komennya soal si Ayam Raja ini. Jawabannya adalah sebagai berikut :

Lala : Juicy euy!
OP : Teuing ah, enak pokoknya
Saya : Sambelnya pake sambel apa nih?
Merasa kurang menemukan komen yang pas, akhirnya saya nanya sekali lagi, demikian jawabnya :
Lala : pokokna mah juicy!
OP : aduh jangan gua yang komen lah
Saya : Ayam segede gini bakalan seporsi sama 4 ekor udang ini ?
Masih juga kurang pas, sekali lagi sesi pertanyaan ini dibuka dan jawaban yang didapat adalah :
Lala : Juicy, teu ngarti maneh? *mulai marah*
OP : Teuing ah Shachan, pokona mah ngeunah
Saya : Gua jawab apa dong ke si Agah?
Hihihihi…. Saya sampe ketawa2 sendiri nih tengah malem.
Time to get serius. Jadi ya Presiden Agah….. tanggapan serius dari saya dan 2 gadis matang-mapan-manis itu adalah begini :
1. Ayamnya enaaaaaaakkkkkkkk
2. Apalagi udangnya, sedaap!!
3. Penasaran,  rencana nya sambelnya apa sih ? Ngaruh tau.
4. Lala bilang, lebih asyik kalo ditambah bumbu2 apa gitu, misalnya cabe ijo atau sambel cobek gitu kali
5. Saya bilang, udang begitu teuteup enak pake kecap cengek
6. OP bilang, maap ga bisa komentar, kekenyangan, abis ngebakso trus makan Japanese 6.
Jadi demikian. Malam itu ditutup dengan TIDAK DIJEMPUTNYA saya oleh suami oleh karena dia LUPA kalo istrinya masih di luar rumah. Jadi waktu dia telepon dan bilang “aku udah sampe Bebs”, ternyata maksudnya sampe di RUMAH dan bukan di RK. Jadi agak percuma tuh saya lari2 turun dari RK ke tempat parkir secara disana GA ADA SIAPA2 AJA.  Jadilah saya dan neng Oggix nemenin Kang Agah menunggu hujan reda hingga nyaris menjelang tenagh malam. Nasib.

26 Comments

Filed under (Semoga) Lucu, Batagor, Friends, Iseng Abis, Kopdar, life, Makan Minum, Sahabat

Tata Kota

Ini adalah salah satu postingan yang cukup bikin dilemma. Soalnya bakal ngomongin orang abis. Tetangga sebelah saya sih urung menulis soal ini, tapi kalo saya, setelah menilik2 orang yang akan diomongin kok ya ga punya tampang untuk konek2 ke internet, ya memberanikan diri menulis.

Jadi gini ya, berhubung kita (hampir) selalu makan di tempat makan yang sama, jadi secara garis besar ya sedikit hafal dengan pengunjung food court itu. Cerita nya ada satu Bapak yang kebetulan saya kenal, cukup sering makan sama salah satu ibu-ibu orang kantoran sebelah. Pas saya sapa, “Hai Pak”. Tanpa menunggu saya nanya apa2, si Bapak ini kemudian menjelaskan, “ini lho Sha, ngurusin kerjaan sama dinas tata kota”. Yah, padahal saya ngga nanya lho. Dan ga kenal pula sama istrinya, jadi ya ga akan ngomong apa2 kok… Hahahaha……

Ok lanjut. Tapi dari pandangan mata saya dan partner in crime ini, mereka berdua ini kok kayaknya terlalu akrab untuk ngomongin soal tata kota ya. Body language kan jarang bisa berbohong, teman… Pas makan siang tadi, si orang dua ini kok keliatannya lagi agak bersitegang. Kalo pacaran sih kayak yang lagi marahan. Tapi mereka kan bukan pacaran ya, kan lagi ngurusin tata kota, hehehe….

Saya sama partner in crime langsung coba meraba pembicaraan apa yang terjadi diantara mereka berdua yang-katanya-lagi-ngurus-tata-kota-tapi-lebih-kayak-orang-pacaran ;

“Pokoknya aku udah cape ngurusin tata kota ini”

“Lho, kamu kira kamu aja yang cape? Sama aku juga”

Tata kota ini udah ga jelas mau kemana arahnya”

“Itu karena kamu ngga sama visi sama aku soal tata kota ini”

“Gimana mau sama visi kalo kamu masih sibuk ngurusin tata kota yang lain?”

“Lho, survey kan perlu?”

“Tapi kamu ngabisin waktu terlalu banyak sama tata kota yang itu”

“Ya tapi itu kan demi kepentingan tata kota kita juga, sayang”

“Lama2 saya lelah menata kota sama kamu”

“Aku sih masih mau melnajutkan penataan kota ini”

“Gimana mau menata kota bersama kalau kamu terlalu banyak tataan kota yang perlu diurus?”

“Ya udah, mulai sekarang, kamu tata aja kota ini sendiri”

Heuhehehehehe…. kembali tergelak gelak. Karie pasti gatel deh mau nambahin, ayo! ayo!

26 Comments

Filed under (Semoga) Lucu, Iseng Abis, Mencela Itu Sehat (bagi jiwa)!

Linduran Tadi Malam

Saya ini pelindur banget. Herannya, kalo lagi ngelindur terus diajak ngobrol, ya disautin aja gitu. Suami saya bilang, ini ngelindur INTERAKTIF namanya, Sering banget kejadian, saya cerita dengan sangat seru (iya, sambil tidur), soal kejadian sehari2, bisa yang bener, bisa yang ngarang (ya namanya juga ngelindur). Yang paling sering, saya suka senyum2 kalo lagi tidur, Misalnya ni, kalo suami saya masuk kamar setelah saya tidur, pas dia masuk, saya (hampir) selalu senyum2. Kebiasaan obral senyum di darat ternyata terbawa sampe tempat tidur.

Suka juga kadang-kadang saya nyerocos ga jelas dan kayak bergumam, ga jelas ngomong apa, ngegerundel gitu. Suami saya suka kesel kalo saya ngelindur beginian, soalnya jadi ngga bisa diajak ngobrol kan. Bagusnya saya ngga pernah tuh ngelindur sambil jalan2. Kan ada tuh orang yang suka jalan2 sambil tidur, bahaya banget kan?.
NAh, tadi malem kejadian lagi tuh. Saya tidur duluan, sementara suami saya masih anteng maen PS di luar kamar. Saya memanfaatkan waktu ini buat baca buku (percayalah, ini mewah banget buat saya). Nah, pas suami saya masuk kamar (ini obrolan tadi di perjalanan ke kantor), katanya saya senyum2 (tetep ya), dan elus2 pipinya, dan sambil cium cium kecil gitu, terus nanya ; Continue reading

12 Comments

Filed under (Semoga) Lucu, Saya, Saya, dan Saya

ProblemKU

Food Adventure yang digembor2in itu udah berjalan 4 hari. Ketegangan sudah semakin menurun, tinggal tegang nunggu omzet aja. Di sela2 kesibukan ngitung omzet, ngitung budget, masih aaadddaaaa aja tenant yang mau ikutan daftar. Kalo makanannya aneh dan enak sih oke banget, lumayan nambah2in rame. Yang bikin bete adalah percakapan2 yang-aneh-tapi-nyata kayak begini nih ;

Continue reading

12 Comments

Filed under (Semoga) Lucu, Makan Minum, Mencela Itu Sehat (bagi jiwa)!, Saya, Saya, dan Saya

Jangan Sampe

Sambil posting yang sebelumnya tadi, saya sambil YM-an sama suami saya yang gokil itu ;

Saya (S) : Kamu latian jam berapa?

Dia (D) : Nanti jam 4. Kamu lagi apa?

Saya : Blogwalking. Aduh pengen pupup tapi males

Dia (D) : Gapapa, asal jangan pengem males tau2 pupup

Kenapa sih harus YM-an secara nanti pulang juga ngobrol lagi, di rumah juga ngobrol lagi ya………

2 Comments

Filed under (Semoga) Lucu

Beruntung Sekali

Tadi pagi (ah sebenernya ngga tadi pagi sih. kejadiannya hampir 2 minggu yang lalu. cuma supaya kesannya produktif aja, makanya saya bilang ‘tadi pagi’. oh well…), saya ngliat satu mobil yang masuk ke selokan. Selokan ini adanya di satu komppleks rumah mewah banget, which is selokannya gede gitu. Dan dalem. Nah, pagi itu (iya bukan tadi pagi), ada mobil kecemplung di dalemnya (tiba2 saya merasa ‘kecemplung’ ini bukan kata yang tepat. soalnya kan kalo kecemplung, jatohnya pasti bunyi ‘plung!’ kan. sementara mobil ini ga mungkin jatoh ke selokan dan bunyinya cuma ‘plung’ doang. udahlah ga penting). Pokoknya mobil ini masuk aja lho ke si selokan guede itu. Ngga tanggung2, seluruh badan mobil itu masuk gitu aja ke selokan.

Seperti biasa, saya dan suami langsung diskusi-ga penting-tapi-asyik-dan-banyakan-boong-daripada-benernya. Suami saya bilang itu orang pasti mabok (sampe sini masih bener, saya iyakan). Mungkin pulang dugem kali ya (secara hari itu masih weekday, saya ga iyakan). Ga brenti sampe disitu, suami saya bilang, mungkin yang nyetir mobil itu mau anterin pacarnya pulang (diskusi mulai menarik, saya ikutan nimbrung). Saya bilang, ih jangan2 pacarnya itu istri orang, sial banget ya, kan kalo udah kecemplung selokan gitu NGGA MUNGKIN GA KETAUAN ya. Suami saya bilang jangan2 malah yang nyetir yang udah punya istri dan berniat nganterin selingkuhannya pulang. Nah kan, pasti ketauan juga sama istrinya. Pembicaraan ga penting ini makin berkembang tatkala (hoayaaaahhh !!!!) ceritanya si cowok yang nganterin selingkuhannya itu bisa sampe masukin mobilnya ke selokan tadi bukan cuma karena mabok, tapi lagi berantem sama ceweknya itu, secara si cewek hamil dan tentunya minta tanggung jawab. Sebenernya ceritanya ga sampe sini sih, masih paaaaaaaaanjang, dan laaaaaaaammmma. Persis kayak Choki Choki, hihi. Tapi kalo saya terusin, bisa ga beres2 ceritanya. Jadi komentar2 aneh selanjutnya dari suami saya, ga ditanggapin dan akhirnya dia bosen sendiri. Puji Tuhan. Haha….

Masih hening. Saya sih masih mikirin kok betapa begonya itu mobil bisa nyuksruk (bahasa!) ke selokan. Suami saya tampaknya begitu juga. Karena udahnya dia bilang gini,

“Kan mobil itu jatohnya posisi miring kanan ya?”

“Iya”

“Wah, berarti si cewek pasti nimpa badan cowok nya ya”

“Iya” — (perhatikan jawaban2 singkat ini)

“Wah gila, cowok itu BERUNTUNG SEKALI ya”

“Iya, ga ada orang yang lebih beruntung dari cowok itu”

3 Comments

Filed under (Semoga) Lucu, Mikirin yang GA PENTING

Teori Nama

Suami saya, punya teori2 tersendiri soal nama. Menurut suami saya, profesi itu erat banget hubungannya sama nama seseorang. Ga semua nama cocok dengan profesi yang dijalankan si pemilik nama. Perihal bener engga nya, ya jelas ga bener :)).

Misalnya ya, suatu kali dokter kandungan saya absen. Beliau lagi ada konferensi di luar negeri katanya. Ada sih dokter pengganti, dengan nama IRMA. Karena MENURUT suami saya nama IRMA itu ngga cocok jadi seorang dokter kandungan, yang ada hari itu saya BATAL cek kandungan deh. Suami saya bilang, yang namanya IRMA itu pantesnya jadi tukang masak aja, ato boss catering, masih cocok. Dia bilang lagi, jadi guru SMP boleh juga.

Kali lain saya cerita seseorang bernama AGUS baru aja bergabung di team kita sebagai pekerja kreatif. Nah, dia lagi2 punya teori ngasal. Menurutnya, nama AGUS agak kurang pas untuk jadi pekerja kreatif. Pantesnya jadi apa dong ? Yaa, pegawai administrasi masih oke,  katanya. Atau pengawas, wuih pas banget katanya.

Banyak lho sebenernya teori2 namanya itu. Tapi semakin banyak disebut, tentu semakin banyak orang bakal tersinggung kan ? hehe… Jadi saya sudahi saja ya :)

Dear IRMA & AGUS, jangan tersinggung ya, suami saya itu cuma bercanda kok. Kalo masih tersinggung juga, marah aja langsung sama dia, karena sebagai suami istri, susah dan senang memang ditanggung berdua. Tapi yang namanya DOSA, ditanggung masing2 kok, uheuehhehehe….

4 Comments

Filed under (Semoga) Lucu, Mencela Itu Sehat (bagi jiwa)!

Bravo !

Terjadi di hari Sabtu, 15 Maret 2008 kemaren.

Temen Gue (TG) : Shas, jadi anak elu teh siapa namanya ? sorry ya gw belom sempet nengokin

Gue (G) : Namanya Biyan

TG : Oh, Dian….

G : Bukan, Biyan. Depannya BRAVO

TG : Oh, jadi BRAVO DIAN namanya ?

G : *sigh* nanti gue sms aja ya

HADUUUHH….. hari gene yaa…
Mungkin  akan lebih mudah kalo gue namain si Biyan itu pake nama2 yang lebih akrab di telinga, misalnya Bryan gitu ? atau Matthew? atau Andrew mungkin.

sebenernya, ini postingan dari blog lama, supayak kesannya produktif, saya posting ulang disini.

boleh kan? terima kasih :)

5 Comments

Filed under (Semoga) Lucu